• Jelajahi

    Copyright © Satukatapos
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Jangan Panik, Ini Cara Mencegah Virus Corona, Bagikan!!

    Thursday, March 5, 2020, March 05, 2020 WIB Last Updated 2020-03-05T14:07:02Z
    Sejak muncul beberapa bulan yang lalu, Virus Corona memang telah sangat meresahkan seluruh penduduk dunia. Hampir seluruh penduduk memiliki kekhawatiran yang tinggi terhadap virus ini karena jika telah terinfeksi oleh virus corona, akibat yang paling fatal adalah kematian. Kali ini satukatapos akan membagikan mengenai apa itu virus corona, penyebab, gejala sampai bagaimana Cara Mencegah Virus Corona dikutip dari tips-if.id.

    Apa itu Virus Corona?

    Virus Corona atau coronavirus adalah sekumpulan virus dari subfamili Orthocoronavirinae dalam keluarga Coronaviridae dan ordo Nidovirales. Kelompok virus ini dapat menyebabkan penyakit pada burung dan mamalia termasuk manusia. Pada manusia, koronavirus menyebabkan infeksi saluran pernapasan yang umumnya ringan, seperti pilek, meskipun beberapa bentuk penyakit seperti SARS, MERS, dan COVID-19 sifatnya lebih mematikan.


    Virus Corona adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, sampai kasus kematian. Virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Infeksi virus ini pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara sampai akhirnya sekarang sampai ke Indonesia. Hingga saat ini, belum ada vaksin atau obat antivirus untuk mencegah atau mengobati infeksi virus corona pada manusia walaupun sudah ada beberapa negara yang mengklaim berhasil menyembuhkan pasiennya dari virus corona ini. Oleh karena itu kita lebih baik memperlajari bagaimana Cara Mencegah Virus Corona ini agar kita terhindar dari virus tersebut.

    Kapan Virus Corona Ditemukan?


    Virus Corona sebenarnya telag ditemukan pada tahun1960-an. Virus yang paling awal ditemukan adalah virus bronkitis infeksius pada ayam dan dua virus dari rongga hidung manusia dengan flu biasa yang kemudian diberi nama human coronavirus 229E dan human coronavirus OC43. Namun sejak saat itu, anggota koronavirus yang lain mulai diidentifikasi, termasuk SARS-CoV yang ditemukan pada tahun 2003, HCoV NL63 pada tahun 2004, HKU1 pada tahub 2005, MERS-CoV pada tahun 2012, dan sampai akhirnya SARS-CoV-2 (sebelumnya dikenal sebagai 2019-nCoV) pada tahun 2019 kemarin.

    Bagaimana Gejala Virus Corona?

    Virus Corona dapat menyebabkan penderitanya mengalami gejala flu, seperti hidung berair, sakit kepala, batuk, nyeri tenggorokan, serta demam. Selain itu bisa juga didapat dari gejala penyakit infeksi pernapasan berat, seperti demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada. Secara umum ada 3 gejala umum dari virus Corona, yaitu:


    DemamBatuk Sesak napas

    Dari hasil penelitian, Gejala terkena virus corona ini muncul dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah terpapar virus Corona. Oleh karena itu disarankan untuk segera ke dokter bila Anda mengalami gejala infeksi virus Corona seperti yang disebutkan di atas, terutama jika gejala muncul 2 minggu setelah kembali dari Cina atau negara lainnya yang sudah mulai terpapar virus corona ini.

    Apa Penyebab Virus Corona?

    Penyebab Virus corona ini tentunya disebabkan oleh coronavirus, yaitu sekelompok virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Sebagian besar, Coronavirus hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan sampai sedang, seperti flu. Akan tetapi, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti MERS, SARS, dan pneumonia. Dugaan awal bahwa virus corona ini ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, kemudian dapat diketahui bahwa virus Corona ini juga menular dari manusia ke manusia.

    Darimana Kita Tertular Virus Corona?

    Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, yaitu:

    Tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk orang yang terpapar virus corona.Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu, setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita COVID-19.Kontak jarak dekat dengan penderita COV
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Wisata

    +